Dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) memiliki peran krusial sebagai mata kuliah dasar umum. Tujuannya adalah membantu mahasiswa memiliki wawasan yang luas mengenai interaksi manusia di tengah masyarakat dan warisan budaya yang mendasarinya.
Secara konseptual, Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) adalah cabang ilmu pengetahuan yang merupakan integrasi dari dua ilmu lainnya, yaitu ilmu sosial yang juga merupakan sosiologi (sosio: sosial, logos: ilmu) dan ilmu budaya yang merupakan salah satu cabang dari ilmu sosial.
Sebagai integrasi keilmuan, ISBD tidak hanya mempelajari teori-teori sosiologi atau antropologi murni, tetapi juga berfokus pada masalah-masalah kontekstual yang dihadapi oleh manusia sebagai makhluk sosial dan budaya.
Dua Masalah Pokok Kajian ISBD
Untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah ISBD agar relevan dengan kehidupan mahasiswa dan masyarakat, terdapat dua masalah pokok yang menjadi bahan pertimbangan utama.
Jelaskan dua masalah pokok yang dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah ISBD!
Dua masalah pokok tersebut adalah:
1. Masalah tentang Kenyataan-kenyataan Sosial dan Budaya yang Dihadapi Manusia
Masalah pokok pertama ini berfokus pada dinamika dan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik yang bersifat sosial maupun kultural. ISBD bertujuan mengupas isu-isu nyata yang dihadapi mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.
Fokus Kajian:
Keanekaragaman dan Perbedaan: Bagaimana masyarakat mengelola pluralitas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di Indonesia.
Konflik dan Integrasi: Fenomena konflik sosial dan upaya-upaya untuk mencapai keselarasan.
Perubahan Sosial: Dampak globalisasi, modernisasi, dan perkembangan teknologi terhadap nilai-nilai tradisional.
Tujuan: Memberikan mahasiswa pemahaman bahwa realitas sosial bersifat kompleks, sehingga mereka dapat bersikap kritis dan toleran.
2. Masalah tentang Nilai-nilai (Values) dan Usaha Manusia untuk Mencapai Kebahagiaan
Masalah pokok kedua ini lebih mendalam, menyentuh dimensi etika, moral, dan tujuan hidup manusia. ISBD mengkaji bagaimana nilai-nilai luhur budaya membentuk perilaku manusia dan bagaimana manusia berusaha mencapai kehidupan yang bermakna.
Fokus Kajian:
Etika dan Moral: Hubungan antara manusia dengan alam, sesama, dan Tuhannya, yang tercermin dalam nilai-nilai Pancasila.
Harapan dan Cita-cita: Upaya manusia dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.
Seni, Filsafat, dan Estetika: Bagaimana ekspresi budaya digunakan sebagai media untuk mencari makna hidup dan mencapai kebahagiaan batin.
Tujuan: Mendorong mahasiswa untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan emosional dan moral (etika) dalam menggunakan ilmu pengetahuannya demi kepentingan masyarakat luas.
Dengan mempertimbangkan dua masalah pokok ini, kajian ISBD diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang mampu berperan aktif dan bertanggung jawab dalam mengatasi tantangan sosial dan budaya di Indonesia.
0 comments:
Posting Komentar